Venus adalah planet terdekat kedua dari Matahari setelah Merkurius. Planet ini mengorbit Matahari selama 224,7 hari Bumi.[11] Venus tidak memiliki satelit alamidan dinamai dari dewi cinta dan kecantikandalam mitologi Romawi. Setelah Bulan, planet ini merupakan objek alami tercerah di langit malam, dengan magnitudo tampak Sebesar −4,6 yang cukup cerah untuk menghasilkan bayangan.[12] Venus merupakan planet inferiordengan sudut elongasi yang mencapai 47,8°. Kecerahan maksimal planet ini dapat dilihat segera sebelum matahari terbit atau setelah matahari terbenam, sehingga disebut Bintang Fajar atau Bintang Senja.
Venus
Citra Venus yang diproses melalui dua penyaring. Permukaan Venus tertutup oleh lapisan awan yang tebal.
PenamaanPelafalani/ˈviːnəs/
Nama alternatif
Zohrah, bintang kejoraKata sifat Bahasa InggrisVenusian atau (jarang) Cytherean, Venerean
Karakteristik orbit
108.939.000 km
0,728 213 sa
Perihelion
107.477.000 km
0,718 440 au
Sumbu semi-mayor
108.208.000 km
0,723 327 au
Eksentrisitas0,0067
Periode orbit
224,701 hari
0,615 198 tahun
1,92 hari matahariVenus
Periode sinodis
583,92 hari[2]
Kecepatan orbit rata-rata
35,02 km/s
Anomali rata-rata
50,115°Inklinasi
3,394 58° pada jalur ekliptika
3,86° pada khatulistiwa Matahari
2,19° pada bidang invariabel[3]
Bujur node menaik
76,678°
Argumen perihelion
55,186°satelit yang diketahuiTidak adaKarakteristik fisik
Radius rata-rata
6.051,8 ± 1,0 km[5]
0,949 9 Bumi
Kepepatan0[5]
Luas permukaan
4,60×108 km2
0,902 Bumi
Volume
9,28×1011 km3
0,866 Bumi
Massa
4,8676×1024 kg
0,815 Bumi
Massa jenis rata-rata
5,243 g/cm3
Gravitasi permukaan
8,87 m/s2
0,904 g
Kecepatan lepas
10,36 km/s
Periode rotasi sideris
−243,018 5 hari (maju mundur)
Kecepatan rotasi ekuator
6,52 km/h (1,81 m/s)
Kemiringan sumbu
177,36°[2]
Asensio rektakutub utara
18 jam 11 menit 2 detik
272,76°[6]
Deklinasi kutub utara
67,16°Albedo
0,67 (Geometrik)[7]
0,90 (Bond)[7]
Suhu permukaanmin.rata-ratamaks.Kelvin737 K[2]Celsius462 °C
Magnitudo semu
Paling cerah −4,9[8][9] (sabit)
−3,8[10] (penuh)
Diameter sudut
9,7"–66,0"[2]
Atmosfer
Tekanan permukaan
92 bar (9,2 MPa)Komposisi per volume
96,5% karbon dioksida
3,5% nitrogen
0,015% sulfur dioksida
0,007% argon
0,002% uap air
0,0017% karbon monoksida
0,0012% helium
0,0007% neon
Jejak karbonil sulfida
Jejak hidrogen klorida
Jejak hidrogen florida
Venus adalah planet kebumian dan kadang-kadang disebut “planet saudara” Bumi karena ukuran, gravitasi, dan komposisi yang mirip (Venus merupakan planet terdekat dari Bumi dan planet yang ukurannya paling mendekati Bumi). Namun, dalam hal lain planet ini sangat berbeda dari Bumi. Planet ini memiliki atmosfer terpadat di antara empat planet kebumian yang terdiri dari 96% karbon dioksida. Tekanan atmosfer permukaan Venus 92 kali lebih besar daripada Bumi. Dengan rata-rata suhu permukaan sebesar 735 K (462 °C; 863 °F), Venus merupakan planet terpanas di Tata Surya. Planet ini tidak memiliki siklus karbon yang memerangkap karbon dalam batuan dan kenampakan permukaan, dan juga tidak memiliki kehidupan organik yang dapat menyerap karbon dalam bentuk biomassa. Venus diselimuti oleh lapisan buram yang terdiri dari awan asam sulfat yang sangat reflektif, sehingga permukaannya tidak dapat dilihat dari luar angkasa. Venus mungkin pernah memiliki samudra,[13][14] namun samudra tersebut menguap karena peningkatan suhu yang disebabkan oleh efek rumah kaca berketerusan.[15] Sebagian besar air mungkin telah terfotodisosiasi, dan angin mataharitelah membuat hidrogen bebas mengalami pelepasan ke luar angkasa sebagai akibat dari ketiadaan medan magnet internal di Venus.[16]Permukaan Venus sendiri bergurun, kering, dan diselingi oleh batuan yang diperbarui secara periodik oleh aktivitas vulkanik.
Sumber Wikipedia.co.id


